Postingan

kAtA2

Bosan? May 9, 2009 Sungguh, kebosanan telah menyelimuti seluruh semangatnya. Apa gerangan yang terjadi dengannya. Waktu telah menghancurkan semua. Segalanya telah berubah. Aku sadar, kata-kata manisku tidak lagi mampu membuatnya tersenyum. Sayap Cinta membutuhkan keyakinan dan keberanian memperjuangkannya. Bodoh memang aku mengatakan padanya bahwa cinta membutuhkan tindakan nyata. Karena harusnya aku tau, dia sudah tau akan hal itu. Andai dia tau, semua ini kulakukan karena aku tidak tau dulu harus bagaimana. Pemahaman yang kudapatkan dari orang-orang yang punya pemikiran sama dengannya telah begitu membuatku seperti batu. Karena aku baru menyadari bahwa aku bodoh. Mungkinkah kebodohan ini membawa akhir hikmah yang dalam? Hikmah yang akan membuat ku mengerti dan dia memahami arti keikhlasan. Andai dia mengatakan satu kata yang akan membuatku terus menunggu. “Ayo, semangat! Jangan pernah berhenti! Perjalanan masih panjang. Dan untuk itulah kita memperjuangkannya”. Sebuah semanga...

CERPEN Q

Gambar
--> Fajar menyingsing di ufuk timur. Hadirkan kehangatan pagi pada angkasa biru muda. Mengintip di sana, sang mentari bersiap terjaga. Dingin menyeruak di antara kejemuan hari. Menusuk tulang. Seolah membekukan aliran darah Rea, kini ia enggan beranjak dari singgasana tempatnya melelapkan waktu. Di pangkuan Rea sejuta asa menjuntai menembus awan. Menunggu sang empunya menancapkan cerita pada kenyataan. Kring….kring…. Jam beker Rea yang semenjak semalam tadi membisu, tiba-tiba menggemparkan seisi kamar bercat warna orange itu. Mengaburkan jalinan mimpi yang dirajutnya berjam-jam lalu. "Huhhh … berisik banget sih!!" kata Rea dengan kesal, sedetik kemudian ia menutup telinga. Tangan Rea menggapai-gapai meja mencari sumber kebisingan yang mengganggu lelap tidurnya. Belum juga Rea menemukan jam itu, tangannya sudah menyambar HP kesayangannya yang memang kurang beruntung ada di samping jam beker itu. Sreekk …. Brakk… Pyarr… Sebuah telepon genggam, yang harganya luma...

PUISI

TAK LAGI MALAM Rasaku angin tanpa rupa hanya rasa... rinduku awan berarak dalam taman langitmu... cintaku hujan deras menghujam membasahi lelapku.. malam tak lagi malam karena ku hanya kesuanyian sedang rembulan berteman bintang malam tak lagi malam karena ku hanya membisu di antara harmoni kelam... jogja, sept 2011

>like this song

Lirik Lagu D'Masiv - Jangan Menyerah Tak ada manusia Yang terlahir sempurna Jangan kau sesali Segala yang telah terjadi Kita pasti pernah Dapatkan cobaan yang berat Seakan hidup ini Tak ada artinya lagi Reff 1: Syukuri apa yang ada Hidup adalah anugerah Tetap jalani hidup ini Melakukan yang terbaik Tak ada manusia Yang terlahir sempurna Jangan kau sesali Segala yang telah terjadi Back to Reff 1 Reff 2: Tuhan pasti kan menunjukkan Kebesaran dan kuasa-Nya Bagi hambanya yang sabar Dan tak kenal Putus asa Back to Reff 1 Back to Reff 2

KAMUT

@BerpikirPositif Tuhan memberikan gagal kepadamu, agar kau tahu betapa seharusnya kau bersyukur saat mendapatkan kesuksesan.

lirik lagu geisha

Lirik lagu Geisha Takkan Pernah Ada Dia memang hanya dia Ku s’lalu memikirkannya Tak pernah ada habisnya Benar dia, benar hanya dia Ku s’lalu menginginkannya Belaian dari tangannya Mungkin hanya dia Harta yang paling terindah Di perjalanan hidupku Sejak derap denyut nadiku Mungkin hanya dia Indahnya sangat berbeda Ku haus merindukannya Reff: Ku ingin kau tahu isi hatiku Kaulah yang terakhir dalam hidupku Tak ada yang lain hanya kamu Tak pernah ada Takkan pernah ada Benar dia, benar hanya dia Ku s’lalu menginginkannya Belaian dari tangannya Mungkin hanya dia Indahnya sangat berbeda Ku haus merindukannya Back to Reff Ku ingin kau selalu di pikiranku Kau yang selalu larut dalam darahku Tak ada yang lain Hanya kamu Tak pernah ada Takkan pernah ada Read more: http://gudanglagu.com/g/geisha/geisha-takkan-pernah-ada/#ixzz0djaO3u6J
mentari tak secerah dulu... tak lagi mampu menyinari sudut-sudut kelam hati dan membiarkannya termenung dalam kebekuan hening mungkin mentari bosan.. bosan terus diacuhkan hanya saja awan telah lenyap.. hilang tuk mentari pucat... waktu adalah misteri... tak mampu ditebak tak bisa dibuat tak kuasa ditolak... hati seperti rahasia abadi... diam tapi berbicara banyak bahasa beberapa sadari beberapa lainnya tak mengerti hanya rasa coba tuk lebih peka peka memaknai isyarat mata.... lelah ya... capek terus selalu harus memahami sedangkan jeritan ini tak bisa lagi ditahankan hanya sunyi yang setia menemani..... "awan merindukan mentari tuk mencairkan kebekuan hati"